Grand Final Duta Genre 2025 Digelar, Bupati Kotabaru Sampaikan Harapan Penuh

admin1
26 Jul 2025 10:51
Berita 0 282
2 menit membaca

KOTABARU, Adahabar.com– Pemerintah Kabupaten Kotabaru Menggelar Grand Final Apresiasi Duta Genre 2025, yang mengusung tema inspiratif “Berkolaborasi Mewujudkan Generasi Tangguh, Bebas Stunting dan Bermakna”, berlangsung di Gedung Paris Barantai, Sabtu 26 Juli 2025.

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian seleksi Duta Genre dan yang masuk dalam grand final ada 10 remaja, dari Kecamatan Pulau Laut Utara, Pulau Laut Timur, Pulau Laut Selatan, serta Kecamatan Kelumpang Hilir. Para peserta bersaing untuk menjadi panutan dalam pergaulan dan perencanaan masa depan.

Dalam sambutannya, Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, yang juga sebagai “Ayah Genre” (Generasi Berencana) diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat, Drs. Minggu Basuki, MAP mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Selaku ayah generasi berencana atau genre Kabupaten Kotabaru, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana serta kepada seluruh remaja yang hadir untuk menunjukkan semangat dan komitmen menjadi duta generasi berencana,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, Duta Genre harus menjadi agen perubahan yang menyampaikan pesan positif kepada lingkungan sekitarnya, baik di sekolah, keluarga maupun masyarakat.

“Kalian adalah agen perubahan yang akan membawa pesan positif kelingkungan sekitar kalian, jadilah teladan yang mampu menginspirasi remaja lainnya, agar menjadi pribadi yang bertanggung jawab sehat dan mandiri,” ungkapnya.

Ia juga menekankan, pentingnya remaja untuk memahami pendidikan kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini serta menjadi role model yang menyuarakan pentingnya hidup sehat.

“Program genre merupakan salah satu program strategis yang memberikan ruang bagi remaja yang mendapatkan informasi edukasi konseling terkait kesehatan reproduksi, gizi serta perencanaan kehidupan berkeluarga. Ini adalah bagian dalam membentuk remaja yang sehat berkualitas dan menuju keluarga hidup yang matang,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu memperkuat peran remaja sebagai agen perubahan, dalam menyuarakan pentingnya kesehatan reproduksi remaja, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta pencegahan pernikahan dini, dan seks bebas.

Selain itu, juga diharapkan menjadi sarana penguatan kapasitas remaja dalam menyuarakan isu-isu strategis kependudukan dengan cara yang menarik dan inspiratif. (*/rls)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page